Batuk Berdarah

Pada batuk darah, gejala permulaan biasanya gatal pada tenggorokan atau adanya keinginan batuk dan kemudian darah dibatukkan keluar. Darah berwarna merah terang dan berbuih, dapat bercampur spuum dan bersifat alkali. Batuk darah terjadi akibat pecehnya pembuluh darah. Berat dan ringannya batuk darah yang timbul bergantung pada besar kecilnya pembuluh darah yang pecah. Batuk darah tidak selalu timbul akibat pecahnua aneurisma pada dinding kavitas, tapi juga dapat terjadi karena ulseri pada mukosa bronkus.

Kebanyakan batuk darah pada TBC paru terjadi pada kavitaas tetatpi dapat juga terjadi pada ulkus dinding brokhus. Batuk berdarah yang dikeluarkan penderita mungkin berupa garis atau bercak-bercak darah dan gumpalan-gumpalan darah atau darah segar dalam jumlah yang sangat banyak.

Batuk darah jarang merupakan salah satu tanda permulaan penyakit tuberkulosis, karena batuk darah adalah tanda terjadinya ekskavasi dan ulserasi dari pembuluh darah pada dinding kavitaas. Oleh karena itu, proses TB paru harus cukup darah untuk dapat menimbulkan batuk dengan ekspektorasi. Batuk darah masif terjadi bila ada robekan dari aneurisma pada dinding kavitas atau ada perdarahan yang berasal dari bronkhiektasis atau ulserasi trakeobronkhial. Batuk darah jarang berhenti mendadak karena itu penderita masih akan terus-menerus mengeuarkan gumpalan-gumpalan darah yang berwarna cokelat selama beberapa hari.

Batuk berdarah merupakan suatu keadaan kegawatan paru yang memerlukan tindakan segera dan intensif. Setiap batuk darah, terutama yang masif perlu mendapat pengawasan yang ketat karena tidak dapat dipastikan apakah akan segera berhenti atau berlanjut. Komplikasi batuk darah yang mengancam jiwa adlah asfiksi kaerna pada saat itu terjadi sufokasi atau akumulasi bekuan darah yang menutup jalan napas. Komplikasi lain adalah kegagalan kardiosirkulasi akibat kehilangan darah yang banyak dalam waktu singkat sehingga setiap penderita batuk darah kecuali batuk dengan sedikit darah dalam sputum sebaiknya dirawat untuk diobservasi dan dievaluasi lebih lanjut. Perdarahan pulmonal merupakan peristiwa menakutkan yang menyebabkan kematian karena dapat terjadi asfiksia bila dalam waktu beberapa menit jalan napas tidak dibersihkan dengan cara dibatukkan atau diisap.

Ciri khas dari batuk berdarah yang mudah dikenali, adalah :

  1. Batuk berdarah merupakan gangguan kesehatan pernapasan yang terjadi pada saluran pernapasan bagian bawah
  2. Pada penderita batuk berdarah, biasanya penderita akan membatukkan dan timbul rasa panas di tenggorokan
  3. Gejala awal yang terjadi dari batuk berdarah, rasa gatal di tenggorokan dan adanya rangsangan ingin selalu batuk
  4. Batuk berdarah, bercirikan khusus seperti sputum atau lendir yang keluar berwarna merah lebih terang dan segar karena bercampur dengan okisgen di jalan napas
  5. Darah yang keluar darah segar dan berwarna merah muda.

=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Batuk Berdarah dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Batuk Berdarah and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>