Batuk Berdarah Pada Anak

Batuk Berdarah Pada Anak – Batuk disertai muntah yang diserti darah, memang dapat membuat panik. Apalagi jika ini dialami oleh anak Anda sendiri. Sebenarnya apa saja yang dapat menyebabkan batuk atau muntah darah pada anak? Dan bagaimana cara membedakannya?

Menghadapi anak yang sedang sakit memang kerap melahirkan kecemasan luar biasa. Seperti halnya saat orangtua menemukan cairan merah seperti darah dari mulut si kecil, darimanan itu berasal? Menghadapi hal ini, baiknya orangtua bersikap tenang dulu. Mula-mula, perhatikan cairan merah berupa muntahan atau dahak yang dikeluarkan anak. Apakah benar warna merah yang ada pada dahak atau muntahan itu darah?

Ketika anak mengalami batuk berdarah. Hal yang perlu diperhatikan adalah warna darah, jumlahnya, ada tidaknya luka pada mulut atau tenggorokan anak dan kondisi anak saat itu. Apakah ia mengalami demam, batuk, sesak napas, perdarahan di tempat lain (misalnya mimisan) dan buang air besarnya menjadi kental kehitaman merupakan  tanda atau gejala pada Batuk Berdarah Pada Anak.

Jika batuk disertai muntah atau sebaliknya, terkadang sulit untuk membedakan dari mana darah tersebut berasal. Menurut Prof. Dr. Mohammad Juffrie, SpA(K),Ph.D dari bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta batuk darah umumnya berasal dari saluran napas. Batuk darah merupakan pengeluaran darah dari saluran napas misalnya dari tenggorokan atau paru-paru. Jika darah yang dikeluarkan sedikit atau hanya berupa bercak, mungkin ia hanya berasal dari pembuluh darah kecil yang pecah di tenggorokan akibat batuk terlalu keras.

Batuk Berdarah Pada Anak

Batuk Berdarah Pada Anak

Gejala Batuk Berdarah Pada Anak

Gejala yang muncul pada anak ketika mereka mengalami penyakit batuk berdarah adalah :

  1. Nafsu makan mereka menjadi berkurang
  2. Batuk yang disertai dengan dahak berdarah
  3. Muka yang terlihat pucat serta lemas
  4. Keringat yang mengucur di malam hari
  5. Suhu badan yang mengalami peningkatan
  6. Nafas yang dirasa tidak enak seperti asma
  7. Berat badan menurun

Pada Batuk Berdarah Pada Anak Meski demikian sumber darah lebih serng berasal dari laring (di bawah tenggorokan) dan paru-paru. Bila darah yang keluar lebih dari 100-600 ml dalam 24 jam, maka batuuk darah dianggap berat, dan memerlukan pertolongan segera karena dapat menyebabkan asfiksia atau sesak napas. Dengan pemeriksaan fisik, rontgen dada dan bronkoskopi, penyebab perdarahan dapat segera diketahui.

Meski demikian, batuk darah yang berat harus ditanggani di unit perawatan intensif, sambil menjaga kestabilan aliran darah dalam tubuh, menjaga saluran napas agar tidak tertutup gumpalan darah dan paru-paru yangg tidak mengalami perdarahan agar tidak “terendam” oleh darah.

Dibawah ini beberapa hal yang menyebabkan batuk berdarah pada anak adalah infeksi yang terjadi di saluran pernapasan. Penyebab yang paling umum terjadi nomor dua adalah karena adanya aspirasi pada benda asing dan sebagian besar kasus yang terjadi pada anak-anak lebih mudah dari usia 4 tahun. Penyebab lainnya yang menyebabkan batuk berdarah pada anak adalah karena bronkiektasis yang sering sekunder pada cystuc fibrosis. Tuberkulosis paru primer yang terjadi merupakan salah satu penyebab yang jarang terjadi dan biasanya diduga kurang dari 1 persen dari kasus yang terjadi. Namun, walaupun jarang terjadi trauma adalah salah satu penyebab lainnya yang bisa saja terjadi. Misalnya trauma tumpul yang menyebabkan hemoptisis sekunder akibat memar dan juga adanya pendarahan paru. Jika hemopsisi sudah dicurigai, maka harus fokus dan diinvestigasikan pada sistem pernapasan.

Meski demikian, anak jarang sekali mengalami batuk darah, umumnya hanya terjadi jika ada faktor genetik dari orang tua yang memiliki riwayat penyakit batuk darah sebelumnya. Kebanyakan batuk darah terjadi pada orang dewasa yang menderita penyakit jantung kronis. Sedangkan penyakit batuk darah pada anak, antara lain : demam berdarah, infeksi pada paru-paru, kelainan darah, dan kelainan pembuluh darah.

Menurut Prof. Juffrie darah yang dikeluarkan saat batuk umumnya berwarna merah segar atau merah mud yang dapat bercampur dengan dahak. Pada infeksi paru-paru, anak dapat mengalami demam dan batuk sebelumnya. Sedangkan pada demam berdarah, dapat terjadi demam tinggi, dan perdarahan di kulit, mimisan atau di tempat lainnya. jika terjadi perdarahan berat, mungkin diperlukan transfusi dan tindakan untuk menstabilkan kondisi anak terlebih dahulu sebelum dilakukan pemeriksaan tambahan untuk mendiagnosis penyebab perdarahan.

Pada saat berobat biasanya dokter akan menanyakan pakah ada batuk dan sesak sebelum terjadi batuk darah. Selain itu dapat ditanyakan riwayat penyakit yang diderita saat ini, obat-obatan yang diminum pasien, dan riwyat perdarahan yang sulit berhenti.

Batuk darah umumnya dapat berhenti dengan sendirinya. Jika batuk mencetuskan perdarahan berulang, maka dapat diberikan obat batuk. Jika perdarahan besar, pasien harus dirawat di ICU dan mungkin memerlukan tindakan bedah.

garis

Cara Pemesanan Obat Batuk Berdarah

Obat Penyakit Batuk Berdarah Herbal, Alami dan Tradisional Untuk Membantu Mengobati Penyakit Batuk Berdarah dan Mengurangi Gejalanya

Harga Obat Batuk Berdarah

Jual-Obat-Batuk-Berdarah

Obat Batuk Berdarah Alami, Obat Batuk Berdarah Tradisional, Obat Batuk Berdarah Herbal

Harga Obat Batuk Berdarah Jeli Gamat Luxor 1 Botol Isi 350 ml = Rp. 265.000,-

cara-pemesanan-cepat

Cara Pemesanan Pesan Obat Batuk Berdarah:

SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Batuk Berdarah, Jumlah Botol, Nama Anda, Alamat Kirim Lengkap, dan Pembayaran Anda Via Bank Apa

This entry was posted in Batuk Berdarah and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.